Wednesday, September 19, 2012

Krisis Semangat


Pernah mengalami hal yang saya sebut di atas? Jika pernah, bagaimana rasanya?

Dahulu, bagi saya hal yang saya sebut di atas itu sangat hampir tidak akan mungkin bisa terjadi pada diri saya. Namun, entah karena apa ternyata bagi orang yang tidak bisa diam seperti saya pun ternyata bisa terserang hal seperti itu.

Krisis semangat, menurut saya itu adalah kondisi di mana kita sebagai seorang manusia sudah tidak ada lagi motivasi atau kalau misal sedang melakukan sesuatu tanpa semangat itu semacam melakukan sesuatu tanpa niat usaha dan hati yang seang dan ikhlas hehe. Sebenarnya sampai saat ini saya belum bisa menemukan definisi yang tepat bagi pernyataan tersebut. Tapi, kurang lebih seperti itu.

Ketika saya mengalami krisis semangat, semua hal terasa begitu membosankan dan memuakan bagi saya. Setiap hal yang saya lakukan itu terasa seperti semacam siksaan, biarpun itu hanya duduk menonton film. Selain itu, apapun yang dikerjakan selalu tidak menghasilkan sesuatu yang memuaskan bagi diri sendiri dan hanya membuat kecewa bagi diri sendiri. (mungkin pernyataa-pernyataan saya tersebut memang sedikit berlebihan). Tetapi yang jelas ketika berada dalam kondisi seperti itu, rasanya sungguh tidak nyaman dan seperti tidak hidup.

Kalau sudah terserang penyakit seperti itu, alangkah baiknya jika kita melakukan usaha untuk mendapatkan kembali semangat yang sudah berkurang cukup banyak. Sebenarnya, saya pikir mengembalikan semangat ketika mengalami krisis semangat itu lebih mudah jika dibandingkan dengan ketika benar-benar tidak memiliki semangat.

Menurut saya, cara mengembalikan semangat ketika mengalami krisis semangat seperti itu bergantung pada diri masing-masing. Cara yang sebenarnya paling mudah tapi susah adalah niat teguh dari dalam diri untuk kembali bersemangat, hehe. Logikanya, kalau sudah berniat, apa pun pasti bisa dilakukan dan pasti akan menemukan jalan untuk melakukannya.

Kalau niat saja belum cukup, coba lihat kembali ke belakang sebentar, lihat apa yang sudah kita lakukan selama ini. Apa hasilnya ketika kita melakukan dengan semangat, lalu bandingkan dengan apa hasil kita saat ini ketika melakukan tanpa semangat. Dan jangan lupa, lihat kembali pada tujuan awal kita. Biasanya, apa yang membuat kita bersemangat melakukan sesuatu adalah apa yang akan kita dapat ketika kita berhasil melakukan sesuatu tersebut. Jadi, fokus pada tujuan awal itu juga cukup berkontribusi dalam mengembalikan semangat kita J

Kemudian, beristirahatlah sejenak dan lakukan apa yang kamu sukai untuk menyegarkan kembali pikiran dan jiwamu. Sebab, mungkin salah satu penyebab terjadinya krisis semangat adalah karena pikiran, jiwa, hati, ataupun fisik kita yang sudah terlalu lelah.

Dari berbagai cara di atas, ada tiga hal kecil lagi yang bagi saya bisa mengembalikan semangat saya. Hal-hal tersebut adalah menjadi ceria, tersenyum, dan coba beri semangat kepada orang lain. Walaupun terlihat sederhana, bagi saya hal-hal tersebut cukup membantu ketika saya butuh semangat. Saat saya tetap mencoba menjadi ceria, saya akan berpikiran psitif dan bisa menyerap energi-energi positif dari sekitar saya. Dengan tersenyum, saya akan melepaskan sebagian besar kelelahan dan hal negatif dari diri saya serta bisa memberikan hal positif bagi orang lain, yang tentunya akan berdampak positif juga bagi saya. Dan yang terakhir, dengan memberi semanat bagi orang lain, bagi saya, secara tidak langsung juga memberi semangat bagi diri saya sediri. Dengan begitu, maka saya bisa mendapatkan kembali semangat saya.

Tulisan ini sebenarnya benar-benar opini dari diri saya sendiri. Namun,  saya tidak bisa menjamin apa yang saya tulis di sini juga akan berdampak sama bagi orang lain. Jadi, saya hanya berharap ini bisa bermanfaat bagi orang lain. 



Semarang, 19 September 2012
09.45 p.m.
-rida-

No comments:

Post a Comment